25/11/2017
Selasa, 21 September 2015 | 20:25
sectoral - investor & pialang

OJK Gelar Workshop Sektor Jasa Keuangan di Solo

OJK Gelar Workshop Sektor Jasa Keuangan di Solo

Solo, INVESTORPIALANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan Workshop Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan kepada Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) di Kota Solo untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman PUJK dalam melakukan implementasi perlindungan Konsumen di sector jasa keuangan.

Workshop perlindungan Konsumen ini merupakan sarana training for trainers (TOT) bagi PUJK, sehingga setelah mengikuti workshop diharapkan peserta dapat menyampaikan kepada pimpinan dan pegawai terkait dalam penerapan Peraturan OJK Nomor 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan dan peraturan pelaksanaannya.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti S.Soetiono dalam sambutannya mengatakan workshop ini sangat diperlukan agar PUJK memiliki pemahaman secara mendasar terkait dengan Perlindungan Konsumen serta mampu mengimplementasikan perlindungan Konsumen melalui kebijakan dan standar prosedural yang dimiliki, serta memiliki kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan perlindungan Konsumen yang dihadapi dalam operasional sehari-hari.

Tujuan dalam pelaksanaan workshopperlindungan Konsumen meliputi:

  1. Memberikan pemahaman atas prinsip dan peraturan perundang-undangan mengenai perlindungan Konsumen di sektor jasa keuangan;
  2. Memberikan ketrampilam dalam menyusun rencana Edukasi dan laporannya;
  3. Memberikan ketrampilan dalam menyusun mekanisme dan laporan mengenai pelayanan dan penyelesaian pengaduan Konsumen;
  4. Memberikan pemahaman mengenai teknik penyampaian informasi dalam penawaran produk dan/atau layanan PUJK; dan
  5. Memberikan pemahaman mengenai ruang lingkup Perjanjian Baku dan dapat menyusun klausula baku yang tidak dilarang dalam ketentuan peraturan perundang-undangan perlindungan Konsumen.

Data Survei Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) pada 2013 di kota Solo, tercatat tingkat indeks literasi di Kota Solo untuk Well Literate sebesar 17,50%, Sufficient Literate  sebesar 80,50%, Less Literate 2,00% dan nihil untuk Not Literate.  Dari keseluruhan indeks inklusi di kota Solo tercatat tingkat utilitas layanan jasa keuangan yakni sebesar 35,50%.

Sampai bulan Juli pada tahun 2015, Kantor OJK Solo telah menerima permintaan layanan informasi dan pengaduan sebanyak 106, yang terdiri dari 50 layanan surat atau 47% dari total permintaan, 53 layanan walk in atau datang langsung dengan share sebesar 50%, dan 3 layanan telepon. Dari seluruh layanan konsumen yang masuk ke OJK melalui surat, 52% atau sebanyak 26 surat merupakan informasi (Surat tembusan) dan 48% atau sebanyak 24 surat merupakan surat pengaduan yang ditujukan langsung kepada OJK. Adapun dari jumlah surat yang masuk ke Kantor OJK Solo tersebut, pengaduan yang paling banyak dilaporkan oleh konsumen di wilayah Solo Raya adalah terkait dengan industri perbankan dengan share sebesar 95% atau sebanyak 23 surat.(dul)

Dibaca : 626 kali
INVESTOR PIALANG Social Media :