25/11/2017
Selasa, 22 Juni 2015 | 08:11
macro - investor pialang

PNS Kemenag tdk Dipukuli Massa: Fordatif Sambut Islah Warga Pondok Kacang

PNS Kemenag tdk Dipukuli Massa: Fordatif Sambut Islah Warga Pondok Kacang

Jakarta, INVESTOR PIALANG - Berbagai pihak menyambut baik islah atau kesepakatan damai antara warga Pondok Kacang dan Pihak Yayasan Islam Bani Murida.Mulai dari ketua RT dan RW Pondok Kacang hingga para ulama, yang  tergabung dalam forum dai kreatif (Fordatif). Sebagaimana diberitakan, beberapa hari lalu nyaris terjadi amuk massa di Pondok Kacang terhadap seorang ustadz yaitu ustadz Murdimin yang juga PNS Kemenag Jakarta Barat.

 

 Awal peristiwa bermula saat Ustadz Murdimin membuat proposal untuk pembangunan asrama anak yatim. Di dalam proposal pihaknya salah mencantumkan nama-nama masyarakat ang tergolong duaffa dan yatim. Kesalah fahaman tersebut sudah dibicarakan di forum musholla dan sudah terjadi maaf-maafan antara ustadz Murdimin dengan jamaah. Namun  massa yang datang ternyata terkena provokasi sehingga suasana sempat panas dan nyaris terjadi amuk massa.Untungnya ada pihak kepolisian datang dan membawa tawaran untuk memecahkan masalah dan perundingan di kantor polisi.

 

Perundingan damai berlanjut di kediaman Haji Parno, mertua Ustadz Murdimin yang merupakan sesepuh warga Pondok Kacang.

 

Klarifikasi

Pengurus jamiyah al-islamiyah asy syarifiyah annahdiyyah sekaligus pembina Fordatif Kiai Askar Albantani mengatakan,islah yang terjadi antara warga pondok kacang dan pihak Yayasan Bani Murida menunjukkan bahwa yang terjadi adalah salah komunikasi saja. Namun pihaknya ingin mengklarikasi beberapa hal yang salah diberitakan media.

 

 “Klarifikasi  pertama, Ustadz Murdimin tidak dipukuli massa. Catat ya ”, kata Kiai Askar. Jadi berita yang menyebutkan PNS Kemenag Jakarta barat dipukuli massa tidak benar.

 

Yang kedua, tidak ada masalah hukum dengan pihak kepolisian seiring telah damainya warga dan yayasan.

 

Ketiga, dana proposal bukan untuk membeli rumah pribadi tapi untuk bangunan asrama yatim.”Jelas pemberitaan model ini fitnah besar”. Tambah Kiai Askar.

 

Keempat, pihak kementerian agama jangan sampai terpengaruh dengan masalah yang menimpa Ustadz Murdimin selaku PNS di Kemenag Jakarta Barat."Jangan sampai pihak kemenag kebakaran jenggot gara-gara kasus ini sehingga mengambil kebijakan yang tidak bijak.

 

Sementara itu Ustadz Murdiimin ketika diminta komentar berharap agar dirinya istiqomah menerima ujian ini.”Ujian saya tidak ada ada-apanya dibandingkan dengan ujian kanjeng Nabi dalam menegakkan kalimat Allah dan perjuangan untuk kaum duafa dan anak yatim(ies)

Dibaca : 580 kali
INVESTOR PIALANG Social Media :