26/04/2018
Rabu, 23 Mei 2012 | 11:05
market - st02

Saham-Saham Lapis Tiga Dan Lapis Empat Ramai Ditransaksikan Investor

Saham-Saham Lapis Tiga Dan Lapis Empat Ramai Ditransaksikan Investor

Pialang News, Jakarta - Saham Lapis Tiga dan Empat akan ramai ditransaksikan investor di saat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan mengalami pelemahan.

Investor menjadikan saham-saham lapis ketiga dan keempat sebagai alternatif investasi ketika saham-saham unggulan terus bergerak melemah. Hal tersebut diakui Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Eddy Sugito, belum lama ini.

Eddy menilai naiknya saham-saham non unggulan memang lebih banyak ditransaksikan oleh investor ritel. Maraknya transaksi atas saham-saham non unggulan karena investor mencari saham-saham yang masih memiliki ruang agar harga sahamnya menguat.

“Kemungkinan investor ritel mencari saham-saham yang belum ‘tersentuh’ pasar. Pasalnya ketika Indeks melemah, maka saham-saham unggulan yang masuk jajaran Indeks LQ-45 akan ikut melemah,” jelas Eddy.

BEI sendiri memandang positif transaksi yang dilakukan oleh investor ritel selama performa perusahaan itu memiliki pertumbuhan yang prospektif. Namun di sisi lain, Bursa juga menghimbau agar investor berhati-hati dan tidak terpengaruh dinamika pasar ketika harga-harga saham naik karena pengaruh spekulan.

Direktur Utama PT Schroders Indonesia Investment Management, Michael Tjoajadi menilai kenaikan atas saham-saham lapis kedua dan ketiga ketika Indeks turun adalah wajar. Ada penyesuaian atas saham-saham ini karena di sepanjang tahun lalu, pergerakan harga saham saham lapis kedua dan ketiga  di bawah performa terbaiknya.

IHSG sendiri kemarin kembali melanjutkan penguatannya (rebound) setelah terus melemah selama sepekan terakhir. IHSG ditutup di level 4021,1 poin atau menguat 80,99 poin dibandingan penutupan sehari sebelumnya.

Dibaca : 397 kali