26/04/2018
Jumat, 04 Mei 2012 | 22:00
market - st05

APPMI: Sales, Ujung Tombak Pengembangan Pasar Modal

APPMI: Sales, Ujung Tombak Pengembangan Pasar Modal

Pialang News, Jakarta – Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia (APPMI) meminta agar para professional di bidang penjualan atau sales di pasar modal untuk memiliki semangat pengembangan pasar. Mereka dituntut, bukan sekedar mengejar target perusahaan semata, namun juga menjaga citra industri di mata masyarakat.

“Sales pada dasarnya ujung tombang yg semestinya paling berperan dan paling bertanggung jawab dalam mengembangkan pasar di masyarakat,” ujar Direktur Eksekutif APPMI, M Syurbainy Nasution, di Jakarta hari ini.

Menurut dia, sales adalah pihak yang langsung bersentuhan dengan nasabah dan calon nasabah. Untuk itu semangat, proaktif, dan integritas diperlukan agar tujuan pekerjaannya untuk mendapatkan klien, sejalan dengan tujuan memajukan industri pasar modal. “Untuk itu mereka perlu meningkatkan kualitas profesionalisme, dan integritas yang mumpuni,” ujar dia.

Sementara itu, terkait dengan pembicaraan dengan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Syurbainy mengatakan sinergi antara regulator, SRO dan pelaku profesi yang direpresentasikan oleh APPMI sudah terjalin cukup intens.

Mengingat potensi dan kapasitas industri pasar modal yang masih terbuka luas untuk dikembangkan. “Perlu sinergi untuk ciptakan sinergi positif dan konstruktif,” papar dia.

Sebelumnya, Kepala Biro Transaksi Lembaga Efek Bapepam-LK, Yunita Linda Sari mengatakan, pihaknya sudah memulai kajian bersama dengan APPMI. Namun prosesnya tidak dapat dilaksanakan dengan cepat karena masih ada aturan lain yang lebih mendesak dan harus segera diselesaikan regulator.

"Kami masih menentukan skala prioritas untuk mengejar penyelesaian aturan yang lain terlebih dahulu. Namun jika bisa dikerjakan secara paralel, maka kami akan kerjakan secara bersama-sama agar aturan terkait perizinan sales pasar modal dapat segera diselesaikan," jelas Yunita.

Dibaca : 486 kali