26/04/2018
Jumat, 04 Mei 2012 | 16:36
market - st02

Direktur IBPA Jadi Calon Dirut KPEI

Direktur IBPA Jadi Calon Dirut KPEI

Pialang News, Jakarta - Direktur Operasional PT Penilai Harga Efek Indonesia, Hasan Fawzi dicalonkan oleh perusahaan efek anggota kliring untuk menjadi calon Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI).

Hasan menjadi paket pertama calon direksi KPEI periode 2012-2015 yang diterima Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Hal tersebut dikatakan Kepala Biro Transaksi Lembaga Efek Bapepam-LK Yunita Linda Sari, dalam konferensi pers kepada wartawan, hari ini.

Yunita menjelaskan bahwa regulator juga telah menerima usulan dari dewan komisaris untuk menambah jumlah direksi KPEI dari dua menjadi tiga.

“Kami telah menerima usulan dari Dewan Komisaris KPEI untuk menambah jumlah direksi dan kajian yang kami lakukan atas usulan tersebut juga telah selesai. Jadi dalam periode selain posisi Direktur Utama, kepemimpinan di KPEI mendatang akan ada dua direktur,” ujar Yunita.

Direktur pertama, menurut Yunita, membawahi fungsi kliring dan direksi yang kedua akan bertanggung jawab dalam manajemen risiko dan mengelola dana jaminan.

Paket Hasan Fawzi disandingkan dengan Bambang Widodo (Direktur KPEI saat ini) dan Indriani Darmawati (General Manager KPEI saat ini) sebagai calon direktur KPEI periode mendatang. Regulator akan memulai proses uji kelayakan dan kepatutan pada 14 Mei 2012.

“Jika sampai batas waktu sebelum fit & proper test dilakukan dan paket direksi KPEI hanya satu, dan apabila calon direksi tidak lolos proses seleksi, maka kami akan mengembalikan calon tersebut ke Dewan Komisaris. Mereka harus memberikan calon baru untuk menduduki posisi direksi KPEI," jelas Yunita.

Pada Mei 2012 ini, Bapepam juga akan menyeleksi proses pemilihan calon Dewan Komisaris KSEI. Batas terakhir pencalonan paket dewan komisaris KSEI sampai dengan 24 Mei 2012 dan sampai dengan saat ini belum ada satu pun paket calon komisaris untuk lembaga penyimpanan dan penyelesaian tersebut.

Dibaca : 501 kali
Terkait :